Kesalahan yang Harus Anda Hindari Saat Menawarkan Gratis Ongkir

    Home/Tips & Trik / Kesalahan yang Harus Anda Hindari Saat Menawarkan Gratis Ongkir
Kesalahan yang Harus Anda Hindari Saat Menawarkan Gratis Ongkir

Kesalahan yang Harus Anda Hindari Saat Menawarkan Gratis Ongkir

admin

Beberapa retail atau toko online menawarkan promo gratis ongkos kirim (ongkir) atau yang juga dikenal dengan free shipping kepada para pelanggannya untuk menarik perhatian lebih banyak pembeli sekaligus membuat pembeli lebih banyak belanja di ritel atau toko tersebut. Memang tidak dipungkiri bahwa free ongkir ini bagi sebagian orang bisa dijadikan pengganti diskon atau potongan harga. Bagi Anda yang pemilik ritel atau toko online, sebaiknya jangan gegabah dalam memberikan promo gratis ongkir. Ini adalah 4 kesalahan yang harus Anda hindari saat menawarkan promo tersebut:

Baca juga: Strategi Memberikan Diskon Murah Yang Menarik Minat Konsumen

  • Menganggap gratis ongkos kirim sebagai promosi utama.

Free ongkir memang bisa jadi satu cara terbaik dalam menarik pembeli namun Anda juga harus ingat bahwa free ongkir bukanlah satu-satunya cara untuk meningkatkan nilai penjualan. Ada cara lain yang bisa Anda lakukan selain menerapkan promo free ongkir seperti memberikan diskon 10-20% untuk barang-barang tertentu dan free ongkir untuk barang yang lainnya. Dengan cara ini maka tentu orang akan semakin penasaran, mana yang lebih pas untuk mereka.

  • Menerapkan promo free ongkir ke semua pembelian.

Ini juga merupakan salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh para pemilik ritel atau toko online. Dimana biasanya mereka menerapkan gratis ongkir ke semua pembelian yang dilakukan meski nilainya sebenarnya kecil. Lebih baik berikan batas minimum pembelian untuk free ongkir Anda misalkan pembelian di atas Rp 50.000 sehingga Anda bisa menaikkan harga barang dahulu sebelum Anda menerapkan promo ini.

  • Membuat batas minimum pembelian terlalu tinggi.

Meski titelnya adalah gratis ongkos kirim belum tentu orang akan tertarik karena seringkali ritel atau toko online menerapkan batas minimum pembelian yang terlalu tinggi bahkan agak tidak masuk akal. Misalkan apabila rata-rata pembelian customer Anda hanya berkisar Rp 100.000, free ongkir Anda terapkan untuk batas minimum pembelian Rp 1.000.000. Akan lebih baik jika free ongkir-nya dibuat pada batas minimum Rp 150.000 hingga Rp 200.000 saja sehingga pembeli tidak merasa keberatan dengan penerapan batas minimum tersebut.

  • Mengabaikan poin-poin penting lainnya.

Jangan pernah menerapkan promo gratis ongkir hanya karena ada barang-barang yang memang kurang berkualitas atau karena kejar target penjualan. Jangan pernah abaikan poin-poin penting lain saat menjual barang. Mungkin saja pembeli akan tertarik dengan promo free ongkir tersebut, namun jika tahu bahwa kualitas barangnya kurang baik, salah-salah justru Anda yang akan mendapatkan komplain penipuan. Jadi sebaiknya tetap utamakan kualitas dan pelayanan terhadap pembeli. Masih banyak promo lain yang bisa Anda berikan untuk menarik pembeli dan meningkatkan penjualan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *