Home Mom 6 Aturan Pemberian Jus Buah untuk Si Buah Hati

6 Aturan Pemberian Jus Buah untuk Si Buah Hati

by Erin Nuzulia
jus buah 1

Pada fase tumbuh kembang anak, orang tua harus memperhatikan asupan yang dikonsumsi oleh sang buah hati. Tidak hanya kebutuhan makronutrien, tapi juga kebutuhan mikronutrient juga. Buah adalah salah satu bahan makanan yang banyak mengandung serat, air dan vitamin yang bagus untuk sang buah hati. Jika anak masih pemilih dalam mengonsumsi buah, orang tua bisa menyajikannya dengan bentuk yang berbeda seperti jus buah.  Jus buah ini nantinya bisa dimix dengan beraneka jenis sayuran. Namun orangtua juga harus tahu apa saja yang harus diperhatikan untuk memberikan jus buah kepada buah hatinya.

6 Aturan Pemberian Jus Buah untuk Si Buah Hati

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan :

  1. Tidak Memberikan Jus Mendekati Waktu Makan

Jus buah yang banyak mengandung serat, akan membuat anak merasa kenyang apabila mengonsumsinya. Untuk itu, jangan berikan jus buah mendekati waktu makan, karena mengakibatkan anak tidak menghabiskan makanannya karena kekeyangan. Untuk itu, sebaiknya berikan jus buah 1 jam sebelum waktu makan.

  1. Berikan Jus dengan Porsi yang Sesuai

Jus buah bisa dijadikan camilan sehari-hari untuk anak. Walaupun demikian, sebaiknya porsi jus buah yang dikonsumsi tetap harus diperhatikan. American Academy of Pediatrics dan American Heart Association memberikan rekomendasi berapa banyak jus buah yang bisa dikonsumsi anak setiap harinya. Untuk anak usia usia di bawah 6 bulan, sebaiknya hanya diberikan ASI eksklusif saja, untuk anak usia di bawah 6 tahun bisa diberikan 4-6 ons (118-177 ml) per hari, sedangkan untuk anak lebih dari 7 tahun bisa diberikan 8-12 ons (237-355 ml)/hari.

  1. Minum Air Setelah Meminum Jus Buah

jus buah 1

Setelah mengonsumsi jus buah, sebaiknya anak mengonsumsi air putih atau berkumur menggunakan air putih. Hal ini dikarenakan kandungan asam dan gula dari jus buah akan mengakibatkan masalah gigi pada anak.

  1. Mengurangi atau Tidak Memberikan Sama Sekali Pemanis
Baca Juga:   Tak Harus Mahal, 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih Susu Bayi

Pada fase anak-anak, biasanya anak masih sangat picky atau pilih-pilih, sehingga penggunaan bahan tambahan seperti pemanis perlu dihindari. Makanan yang terasa hambar bisa jadi tidak akan dikonsumsi oleh anak-anak karena anak sudah terbiasa mengonsumsi makan atau minuman yang manis. Oleh karena itu, sebisa mungkin orang tua tidak memberikan pemanis pada jus buah karena jus buah sendiri sudah menghasilkan rasa manis dari buah itu sendiri.

  1. Gunakan Buah yang Segar

jus buah 2

Tingkat kesegaran buah juga harus diperhatikan sebelum membuat jus buah. Orang tua sebaiknya menggunakan buah yang fresh untuk dijadikan bahan jus. Buah yang sudah tersimpan terlalu lama di dalam kulkas akan merusak kandungan vitamin C dan B. Selain itu, buah yang terlalu lama disimpan di lemari es akan memberikan rasa yang berbeda.

  1. Berikan Jus Buah dengan Buah yang Beraneka Ragam

Memperkenalkan anak dengan berbagai macam buah juga sangat penting. Selain untuk mengatasi kejenuhan karena buah yang disajikan itu itu saja, keberagaman jus buah akan semakin mendukung tumbuh kembang anak.  Selain satu varian buah sehari, orang tua bisa memberikan campuran buah dari satu kali sajikan. Orang tua juga bisa mencampur jus buah dengan sayuran jika anak masih susah mengonsumsi sayuran. Buah dan sayur yang bisa dijadikan jus di antaranya adalah mencampur buah apel, tomat dan wortel, mencampur buah naga dan wortel, serta mencampurkan wortel, tomat dan nanas.

Asupan anak memang harus sangat diperhatikan agar tumbuh kembang anak semakin optimal. Untuk detail aturan cara pemberian jus buah pada anak bisa klik di sini.

 

 

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More