Home Others Dari Hari ke hari, Beginilah Gejala Virus Corona

Dari Hari ke hari, Beginilah Gejala Virus Corona

by Erin Nuzulia

Sebuah penelitian terbaru yang melibatkan 140 pasien di rumah sakit Universitas Wuhan berhasil mengidentifikasi pola gejala khusus terkait COVID-19. Hampir 99% pasien mengalami gejala virus corona berupa demam dengan suhu tinggi, dan lebih dari separuhnya juga melaporkan demam disertai batuk kering. Secara total, sekitar 80% kasus COVID-19 adalah kasus ringan. Sedangkan kasus akut menjangkit hingga 14%, dan sisanya adalah kasus kritis.

Day: 1

Pasien yang telah terjangkit virus corona akan mengalami demam dengan suhu tubuh mencapai 38oC, bahkan lebih. Beberapa pasien juga melaporkan adanya nyeri otot dan rasa lelah pada tubuh yang tidak terkontrol. Sebagian besar juga menunjukkan gejala batuk kering. Sebaliknya, pada sedikit pengamatan, terdapat gejala yang jarang ditemui seperti diare atau mual di sekitar dua hari sebelum merasa demam.

Day: 5

Pada pasien dengan keadaan tubuh yang lemah, mereka akan mulai merasa kesulitan bernapas. Untuk penderita dengan gejala ringan, kesulitan bernapas belum begitu terasa, melainkan napas yang semakin memendek dari biasanya.

Day: 7

Seminggu setelah pertama kali seseorang terinfeksi oleh virus corona, mereka mulai merasakan dada nyeri dan sulit bernapas. Bagi kebanyakan studi kasus, rata-rata pasien mulai memeriksakan diri ke rumah sakit di waktu ini. Hal ini dikarenakan virus mulai merusak sebagian besar jaringan pada paru-paru sehingga rasa lemah dan tak nyaman semkin tidak tertahan. Namun demikian, beberapa pasien dengan gejala ringan belum merasakan adanya hal yang salah dalam tubuh mereka, selain demam dan batuk yang sedikit mengganggu.

Day: 8

6% pasien dengan kondisi kritis, umumnya akan memperlihatkan tahap yang begitu menyakitkan di sekitar hari ke-delapan. Dari seluruh 6% pasien ini, 15 persennya mengalami sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS). Saat ini terjadi, cairan yang berasal dari peradangan di dinding trakea dan sekitarnya mulai memenuhi paru-paru, sehingga organ ini kehilangan kemampuannya untuk menyuplai oksigen yang cukup untuk tubuh.

Day: 10

Di tahap ini, biasanya pasien mulai dilarikan ke ICU akibat gangguan pada sistem pernapasan (sulit bernapas) dan gangguan pada bagian perut yang mengakibatkan hilangnya nafsu makan. Namun angka kematian dalam tahap ini cukup kecil, hanya 2% dari penderita yang meninggal di tahap ini.

Day: 17 – 19

Dari hari ke-10 menuju hari ke-17, berbagai hal bisa terjadi. Untuk pasien dengan kondisi tubuh yang baik dan tidak memiliki penyakit bawaan, dilaporkan dua setengah minggu adalah waktu yang diperlukan untuk mensterilisasi tubuh dari virus corona. Namun bagi golongan yang lain, 10-19 hari adalah waktu kritis degan laporan kematian terbanyak. Mayoritas kematian terjadi akibat adanya gagal pernapasan dengan gejala yang sangat mirip dengan pneumonia akut.

Namun seperti yang disebutkan di awal artikel, gejala yang tampak dari COVID-19 sangat lah unik. Dikala sebagian pasien mengalami demam tinggi dan batuk kering yang sangat hebat, beberapa orang yang lain tidak menunjukkan gejala apa pun bahkan hingga lima hari atau lebih. Beberapa orang juga tidak merasakan adanya gejala awal seperti diare, mual, kelelahan, maupun batuk kering.

Sebagian pasien positif corona bahkan menganggap bahwa mereka terkena pneumonia biasa. Hal ini bisa berakibat fatal karena COVID-19 dan pneumonia harus ditangani dengan cara yang berbeda. Karena pneumonia diakibatkan oleh infeksi bakteri pada sistem pernapasan, pasien akan diobati dengan antibiotik. Dibandingkan COVID-19, gejalanya pun bisa berkembang lebih lambat. Faktanya, belum ada obat khusus dan vaksin untuk COVID-19 dan perkembangan gejala dari penyakit ini bisa sangat cepat. Oleh sebab itu, pemahaman tentang gejala umum yang disebabkan oleh virus corona harus dipelajari dengan baik. Lebih detail tentang gejala virus corona ada di sini.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More